Latest Post

Kemdikbud Menjamin Tunjangan Profesi Guru Aman

[caption id="attachment_1249" align="aligncenter" width="600"]Sumber foto : Google Sumber foto : Google[/caption]
Akhir - akhir ini banyak ke khawatiran guru - guru bersertifikasi tidak mendapatkan tunjangan profesinya yang diakibatkan oleh pengurangan anggaran sebesar Rp. 23,3 Triliun oleh Menteri Keuangan yang baru Sri Mulyani.

Menjawab kekhawatiran terhadap pengurangan anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan pengurangan anggaran tersebut tidak mengurangi tunjangan profesi bagi guru yang berhak menerima tunjangan. Pengurangan anggaran tunjangan profesi guru yang dimaksud adalah mengurangi alokasi dana yang berpotensi tidak akan terserap pada tahun 2016.

“TPG PNSD tahun 2016 tetap dijamin akan dibayarkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, karena pengurangan anggaran Rp. 23,3 Triliun sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan tidak akan mengurangi hak guru penerima TPG, namun hanya mengurangi alokasi dana yang berpotensi tidak akan terserap,” demikian disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (26/08/2016).

Dirjen GTK mengatakan, pengurangan anggaran tersebut merupakan usulan Kemendikbud yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal melalui surat nomor 33130/A.A1.1/PR/2016 kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tentang Permohonan Penghentian Penyaluran Tunjangan Profesi Guru dan Tambahan Penghasilan Guru Tahun Anggaran 2016 bagi sebagian daerah.

“Surat tersebut disampaikan ke Kemenkeu berdasarkan hasil rekonsiliasi yang telah dilakukan pada bulan Mei 2016 antara Kemendikbud, Kemenkeu, dan Pemda. Jumlah guru PNSD yang menerima SK Tunjangan Profesi sesuai dengan persyaratan peraturan perundang-undangan sekitar 90%, sehingga ada kemungkinan dana tidak akan terserap,” jelas Dirjen GTK yang lebih dekat disapa Pranata.

Lebih lanjut Pranata menjelaskan beberapa faktor penyebab pengurangan anggaran, antara lain guru pemilik sertifikat profesi yang telah pensiun, mutasi, promosi, tidak dapat memenuhi beban mengajar 24 jam, dan tidak linier dengan sertifikat pendidiknya.

Untuk pembayaran TPG PNSD termin ketiga tahun 2016 (Juli sampai dengan September) akan dibayarkan sekitar bulan Oktober oleh Pemda. “Tunjangan profesi dan insentif bagi guru non PNS aman. Pembayarannya akan dilakukan oleh Ditjen GTK ke rekening masing-masing guru sesuai dengan ketentuan,” pungkas Pranata.

Sumber : Kemdikbud.go.id

Cut-off KIP Diundur Hingga Desember.... Benarkah ?

KIP


Operator Dapodik diseluruh Indonesia dibikin kocar kacir yang dikarenakan deadline KIP harus sudah selesai tanggal 15 Agustus 2016, namun karena keterlambatan rilis Dapodik 2016 sehingga batas waktu kembali di undur sampai dengan tanggal 31 Agustus 2016.


Namun dalam berita terbaru yang diberitakan oleh Republika.co.id bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan batas penyelesaian masalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) diundur hingga awal Desember 2016. Batas waktu yang sebelumnya ditentukan akhir Agustus ini bukan berarti penyelesaian masalah KIP.


"Itu deadline akhir Agustus bukan selesainya masalah tapi deadline kartu itu sudah tidak bisa lagi digunakan. Kalau tadi sudah saya rapatkan lagi, kita ulur sampai awal Desember,” ujarnya saat berkunjung ke kantor Republika.co.id, Jakarta, Rabu (24/8).


Muhadjir-Effendy-Mendikbud-Belajar-Pendidikan-blajar.co_.id_-946x630


Dengan diundurnya batas waktu ini, Muhadjir tidak menampik adanya resiko bahaya. Sebab, batas waktu tersebut berdekatan dengan penutupan anggaran akhir tahun. Hal itu memang tidak bisa dihindari apalagi pihaknya baru mengundang pimpinan daerah pekan depan untuk membantu menyelesaikan KIP ini. Muhadjir menerangkan pihaknya memang memiliki rencana lain dalam menghadapi permasalahan KIP ini dengan menggunakan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).


"Jadi sebetulnya kalau dulu pakai Dapodik itu bisa selesai karena dapodik punya data keluarga miskin," ujar Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini. Seperti diketahui, sejauh ini jumlah penerima KIP mengacu pada data Kementerian Sosial (Kemensos).


Ia juga mengaku acuan Dapodik ini tidak akan mampu menggiring anak yang tidak sekolah untuk mengenyam pendidikan kembali. Dengan kata lain, Dapodik hanya berfungsi agar anak tidak berhenti sekolah.


"Memang bisa saja pakai dua-duanya (acuan data), agar mencegah Drop Out dan menggiring masuk sekolah. Tapi hal itu nanti saja, kita tangani yang sudah terlanjur," jelasnya.


Sampai berita ini diturunkan, dalam aplikasi Dapodik masih berlaku cut off sampai dengan tanggal 31 Agustus ini, jadi daripada ketinggalan kereta lebih baik segera diselesaikan Dapodiknya sampai batas waktu tersebut untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan.


Sumber : Republika.co.id

Uji Kompetensi Guru (UKG) Segera Dibenahi dan Ditata Ulang Kemdikbud

UKG-Kemendikbud


SMA Negeri 3 Banjarbaru - Dikutip dari situs resmi Kemdikbud yang juga diberitakan oleh Republika.com dimana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Bapak Muhadjir Effendy berencana akan membenahi dan menata ulang Sistem Uji Kompetensi Guru (UKG). Sebab kata beliau bahwa kualitas profesi seorang guru tidak dapat atau bisa dinilai secara portofolia.


Muhadjir-Effendy-Mendikbud-Belajar-Pendidikan-blajar.co_.id_-946x630


[blockquote author="Admin"] "Portofolio itu aspek kognitif saja"
Muhadjir Effendy
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan[/blockquote]

Menurut beliau, penilaian kualitas suatu profesi terutama guru harus dilihat dan diobservasi kemampuannya oleh orang ahli dan beliau mencontohkan penilaiannya bisa dilakukan oleh asosiasi guru.


"Sama seperti calon dokter ketika masuk spesialis. Yang mengamatinya spesialis, rektor hanya kasih ijazah tapi belum jadi dokter. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang meresmikannya sebagai profesi dokter. Bahkan, banyak lulusan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tidak jadi dokter dan hanya dapat gelar sarjana dokter," jelasnya.

Muhadjir mengaku memperbaiki kualitas guru di Indonesia tidak mudah. Terlebih lagi jumlah guru yang mencapai 2,9 juta saat ini. Hal ini sangat berbeda jauh dengan Singapura yang luas wilayahnya kecil dan jumlah rakyatnya sedikit. Hal-hal ini jelas bukan pekerjaan mudah bagi Muhadjir.


ukg gg
Sebelumnya Koalisi Masyarakat Sipil untuk Transformasi Pendidikan (KMSTP) mengatakan hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) belum sesuai dengan yang diharapakan. Dengan kata lagi, UKG belum bisa memastikan guru-guru lulus merupakan yang berkualitas.

KMSTP juga telah menyampaikan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar bisa menata ulang UKG ini.

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Guru harus memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV), menguasai kompetensi (pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian), memiliki sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional. Undang- Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mendefinisikan bahwa profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.

Sebagai tenaga profesional, guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Sumber : http://nasional.republika.co.id/


Video Pengibaran Bendera oleh Paskibra SMAGA

Inilah detik - detik pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMA Negeri 3 Banjarbaru pada Upacara Peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-71 berjalan dengan tertib dan aman.

 

Kalender Pendidikan Semester Ganjil SMA Negeri 3 Banjarbaru TA. 2016/2017

Juli

Agustus

September

Oktober

Nopember

Desember

Keterangan

Keterangan Tambahan :

  • 18 Juli 2016 (Awal semester Ganjil)

  • 22 Desember 2016 (Akhir semester ganjil)

  • 23 Desember 2016 (Pembagian Raport Semester Ganjil)

  • 23 Desember s/d 4 Januari 2017 (Libur Semester Ganjil)


Libur Umum dan Libur Nasional

  • 17 Agustus 2016 (HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-71)

  • 1 s/d 5 Juli 2016 (Libur puasa)

  • 6 s/d 7 Juli 2016 (Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 H)

  • 1 s/d 16 Juli 2016 (Libur semester Genap TA. 2015/2016)

  • 12 September 2016 (Hari Raya Idul Adha 1436 H)

  • 2 Oktober 2016 (Tahun Baru Islam)

  • 12 Desember 2016 (Maulid Nabi Besar Muhammad SAW)

  • 25 Desember 2016 (Hari Natal)


Banyak Pekan Efektif Belajar Mengajar





































































BulanJlh. PekanPekan EfektifJlh. Hari  EfektifPekan Tdk. EfektifJlh. Hari Tdk. Efektif
Juli4212214
Agustus5526--
September4425--
Oktober432016
Nopember4426--
Desember513424
Jumlah2619112744

Lomba Mengisi Air di Botol dalam Rangka Memperingati Hari Proklamasi RI Ke-71

Dalam rangka memperingati Hari Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71, SMA Negeri 3 Banjarbaru menyelenggarakan beraneka ragam lomba. Kemeriahan dan kegembiraan pun terpancar dari wajah siswa/siswi dalam mengikuti lomba

Lomba Membawa Klereng dalam Rangka Memperingati Hari Proklamasi RI Ke-71

Dalam rangka memperingati Hari Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71, SMA Negeri 3 Banjarbaru menyelenggarakan beraneka ragam lomba. Kemeriahan dan kegembiraan pun terpancar dari wajah siswa/siswi dalam mengikuti lomba

 
Support : Johny Template
Copyright © 2011. Teknologi Informasi dan Komunikasi - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger